RANGKUMAN MATERI
RANGKUMAN MATERI
TOPIK UTAMA
Persiapan Data Informasi dan Perangkat Penjualan Jasa Kecantikan
BAB 1
JASA LAYANAN KECANTIKAN
Industri kecantikan dan spa merupakan salah satu sektor jasa yang terus berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri, kesehatan, dan kebugaran. Perubahan gaya hidup modern mendorong masyarakat untuk mencari layanan profesional yang tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga memberikan relaksasi, kenyamanan, dan keseimbangan tubuh serta pikiran. Karena itu, pemahaman mengenai konsep dasar jasa kecantikan dan spa menjadi penting sebagai landasan bagi peserta didik maupun praktisi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berstandar profesional.
A. Jasa Kecantikan (Beauty Services)
Jasa kecantikan merupakan bentuk layanan profesional yang bertujuan untuk menjaga, merawat, dan meningkatkan penampilan seseorang melalui berbagai teknik perawatan tubuh, wajah, rambut, dan kuku. Layanan ini mencakup beragam aktivitas seperti perawatan wajah, tata rias, perawatan rambut, perawatan tubuh, hingga manicure dan pedicure, yang semuanya dilakukan oleh tenaga terampil dengan standar kerja tertentu. Sebagai bagian dari industri jasa, beauty services tidak hanya memberikan hasil fisik yang terlihat, tetapi juga memberikan kenyamanan, rasa percaya diri, serta pengalaman relaksasi bagi pelanggan. Dalam praktiknya, jasa kecantikan terus berkembang mengikuti tren, teknologi, dan kebutuhan pasar, menjadikannya salah satu bidang yang dinamis dan memiliki peluang usaha yang luas.
Jenis-Jenis Layanan Kecantikan:
1. Perawatan Rambut (Hair Treatment)
2. Perawatan Wajah (Facial Treatment)
3. Perawatan Tubuh (Body Treatment)
4. Makeup / Tata Rias
5. Perawatan Kuku (Manicure–Pedicure)
B. Jasa Spa (Spa Services)
1. Day Spa
2. Destination Spa
3. Medical Spa (Medi-Spa)
4. Beauty Spa
5. Holistic Spa
3 Karakteristik Jasa Kecantikan dan Spa
1. Tidak Berwujud (Intangibility)
2. Tidak Dapat Dipisahkan (Inseparability)
3. Variasi (Heterogeneity)
4. Tidak Tahan Lama (Perishability)
4. Alat - Alat Salon yang Perlu Disiapkan
Alat & Bahan Kecantikan Rambut
1. Gunting rambut rata dan gunting penipis (satu mata dan dua mata)
2. Semprotan air / spray
3. Sisir berbagai jenis (sisir gunting rata ekor, sisir ekor besi, sisir gunting rata jarang dan rapat, sisir sasak, sisir tulang rata, sisir garpu, sisir highlight dll)
4. Sisir blow beragam ukuran
5. Jepitan rambut buaya dan jepitan rambut bebek (min 1 lusin)
6. Catokan rambut lurus
7. Catokan curly
8. Hairdyer
9. Clipper
10. Cape gunting rambut dan cape cat rambut
11. Sisir sikat badan
12. Mangkuk cat dan sisir cat rambut
13. Trolly beroda
14. Kursi keramas / washback
15. Water heater
16. Cermin
17. Handuk dan kemben salon
18. Steam rambut
19. Kursi salon
20. Tempat handuk kotor
5. Prosedur Pelayanan Jasa Kecantikan
Prosedur pelayanan jasa kecantikan merupakan rangkaian langkah sistematis yang dirancang untuk memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman perawatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.
1. Penerimaan Pelanggan (Reception Service)
2. Konsultasi dan Analisis (Consultation & Analysis)
3. Persiapan Alat, Bahan, dan Ruangan (Preparation Stage)
4. Proses Pelayanan (Service Execution)
5. Evaluasi Hasil & Edukasi Lanjutan (Post-Service)
6. Pembayaran & Penutupan Layanan (Closing Service)
7. Sterilisasi & Membereskan Ruangan (After Service Cleaning
BAB 2
MENENTUKAN HARGA SATUAN JASA SESUAI SEGMENTASI PASAR
Dalam industri kecantikan dan spa, penentuan satuan jasa menjadi langkah penting untuk memastikan layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pelanggan. Segmentasi pasar membantu penyedia layanan mengelompokkan konsumen berdasarkan usia, gaya hidup, daya beli, serta preferensi perawatan.
1. Pengertian Satuan Jasa
Satuan jasa adalah bentuk atau unit layanan yang ditawarkan oleh usaha kecantikan dan spa kepada pelanggan. Satuan jasa ditentukan berdasarkan kebutuhan dan preferensi pelanggan yang telah dikelompokkan melalui segmentasi pasar.
2. Pengertian Segmentasi Pasar dan tujuannya
Segmentasi pasar adalah mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik tertentu agar penawaran jasa lebih tepat sasaran. Mempelajari segmentasi pasar bertujuan untuk Mempermudah pelayanan terhadap konsumenm memberikan pelayanan yang lebih baik dan mengarahkan strategi pemasaran.
3.Syarat segmentasi pasar
a) Identifiable and Measurable (Dapat Diidentifikasi dan Diukur)
b) Accessible (Dapat Dijangkau)
c) Substantial (Cukup Besar / Menguntungkan)
d).Differentiable (Dapat Dibedakan)
e) Actionable (Dapat Ditindaklanjuti)
f) Viable and Sustainable (Layak dan Berkelanjutan)
4. Bentuk Segmentasi Pasar dalam Usaha Kecantikan dan Spa
a. Segmentasi Demografis
Segmentasi demografis adalah cara membagi pasar berdasarkan karakteristik yang dapat diukur seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan pendapatan.
b. Segmentasi Psikografis
Segmentasi psikografis membagi pelanggan berdasarkan gaya hidup, preferensi, dan minat, yang menggambarkan bagaimana seseorang menjalani hidup, apa yang mereka sukai, serta nilai yang mereka anggap penting.
c. Segmentasi Geografis
Berdasarkan lokasi atau lingkungan tempat tinggal pelanggan.
d. Segmentasi Perilaku
Berdasarkan kebiasaan, frekuensi kunjungan, dan keinginan pelanggan. Contoh: Pelanggan rutin membership atau paket bulanan, Pelanggan baru paket promo atau trial service.
5. Menentukan Satuan Jasa Berdasarkan Segmentasi Pasar
Langkah-langkah membuat satuan jasa sesuai sasaran
a. Mengidentifikasi kebutuhan tiap segmen
b. Menentukan jenis layanan yang sesuai
c. Menentukan durasi pelayanan
d. Menentukan kualitas layanan
e. Menentukan harga sesuai daya beli segmen
BAB 3
PERANGKAT DAN ALAT TRANSAKSI PENJUALAN
1.Pengertian Perangkat Transaksi
Perangkat transaksi adalah seluruh alat, media, dan sistem yang digunakan untuk mencatat, memproses, dan menyelesaikan transaksi penjualan jasa antara penyedia layanan kecantikan dan pelanggan. Perangkat ini membantu memastikan bahwa proses pembayaran berjalan teratur, akurat, aman, dan terdokumentasi dengan baik.
Fungsi Utama Perangkat Transaksi
1. Mencatat layanan yang diterima pelanggan,(misalnya: facial, hair spa, smoothing, paket spa).
2. Menghitung total biaya,termasuk diskon, pajak, atau promo.
3. Memproses pembayaran baik tunai, transfer, QRIS, e-wallet, maupun kartu debit/kredit.
4. Menyimpan data transaksi,sebagai laporan harian, mingguan, atau bulanan.
5. Memberikan bukti pembayaran berupa struk fisik atau digital.
6. Menghitung, dan melaporkan transaksi penjualan.
2. Jenis Perangkat Transaksi Penjualan
A. Nota / Invoice Manual
B. Mesin Kasir
C. Aplikasi POS Digital
D. QRIS
E. Mesin EDC
F. Alat Bantu Administrasi : Laptop/PC, Excel, Buku Kas Harian, Kalkulator, Form Laporan Penjualan
3. Prosedur Transaksi Penjualan
Tujuan: Untuk memastikan bahwa transaksi penjualan dilakukan dengan benar, efisien, dan efektif, serta memenuhi kebutuhan pelanggan.
Prosedur transaksi penjualan
1. Persiapan
Membuka aplikasi kasir / buku nota untuk memulai transaksi penjualan.- Menyiapkan daftar harga untuk memastikan harga yang akurat.- Menyiapkan QRIS atau EDC untuk memudahkan pembayaran non-tunai.
2. Input Transaksi
Mencatat layanan yang dipilih pelanggan dengan teliti,- Memasukkan harga sesuai daftar harga yang telah disiapkan.
3. Pembayaran
Memberikan pilihan pembayaran kepada pelanggan: tunai, transfer, kartu, atau QRIS,- Menerima pembayaran dan memberikan bukti pembayaran kepada pelanggan.
4. Dokumentasi Penjualan
Merekap transaksi penjualan pada buku laporan atau aplikasi,- Menyimpan struk atau invoice sebagai bukti transaksi.