BAB 1
JASA LAYANAN KECANTIKAN
BAB 1
JASA LAYANAN KECANTIKAN
Industri kecantikan dan spa merupakan salah satu sektor jasa yang terus berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri, kesehatan, dan kebugaran. Perubahan gaya hidup modern mendorong masyarakat untuk mencari layanan profesional yang tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga memberikan relaksasi, kenyamanan, dan keseimbangan tubuh serta pikiran. Karena itu, pemahaman mengenai konsep dasar jasa kecantikan dan spa menjadi penting sebagai landasan bagi peserta didik maupun praktisi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berstandar profesional.
Pada dasarnya, jasa kecantikan dan spa merupakan bentuk layanan yang bersifat tidak berwujud (intangibility), dihasilkan melalui proses dan interaksi langsung antara terapis dan pelanggan. Menurut berbagai ahli pemasaran jasa seperti Kotler, Zeithaml, dan Lovelock, suatu jasa dikatakan berkualitas apabila mampu memberikan pengalaman yang memuaskan melalui kombinasi antara keterampilan tenaga profesional, pemilihan produk yang tepat, fasilitas pendukung, serta proses pelayanan yang sesuai standar. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan layanan kecantikan dan spa tidak hanya bergantung pada teknik perawatan, tetapi juga pada bagaimana layanan tersebut dikemas dan disampaikan.
Selain itu, keberadaan layanan kecantikan dan spa juga tidak terlepas dari aspek higienitas, keselamatan kerja, dan etika profesi. Setiap terapis atau beautician dituntut untuk memahami standar prosedur operasional (SOP) serta praktik pelayanan yang aman, nyaman, dan ramah. Di sisi lain, perkembangan teknologi dan tren kecantikan modern memberikan peluang inovasi yang semakin luas, sehingga pelaku usaha maupun calon profesional harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan pasar.
Dengan memahami konsep dasar jasa layanan kecantikan dan spa secara menyeluruh, diharapkan mampu melihat layanan spa bukan hanya sebagai aktivitas perawatan tubuh, tetapi sebagai sebuah sistem pelayanan yang mengutamakan kualitas, kepuasan pelanggan, profesionalitas, dan kesinambungan usaha. Pemahaman ini menjadi pondasi penting untuk memasuki dunia kerja di industri kecantikan yang terus berkembang dan penuh peluang. Sebelum mempelajar jenis-jenis layanan Kecantikan dan Spa, mari kita pelajari pengertian jasa menurut beberapa ahli.
1. Pengertian Jasa (Menurut Para Ahli)
Jasa merupakan suatu aktivitas atau kinerja yang ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain tanpa menghasilkan kepemilikan atas suatu barang. Menurut Philip Kotler, jasa adalah kegiatan yang bersifat tidak berwujud dan hanya dapat dirasakan manfaatnya setelah diberikan. Sementara itu, Zeithaml dan Bitner menjelaskan bahwa jasa adalah proses, pengalaman, dan aktivitas yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan serta memberikan nilai kepada pelanggan. Lovelock menambahkan bahwa jasa merupakan aktivitas ekonomi yang menghasilkan manfaat dan nilai pada waktu tertentu melalui interaksi antara penyedia layanan dan penerima jasa.
Para ahli berpendaopat bahwa jasa bersifat tidak berwujud, diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan, serta sangat bergantung pada kualitas interaksi antara penyedia dan pelanggan. Dalam konteks kecantikan dan spa, pemahaman ini menjadi penting untuk memastikan setiap layanan tidak hanya memberikan hasil perawatan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang memuaskan bagi pelanggan. , mari kita pelajari pengertian jasa menurut beberapa ahli.
a. Philip Kotler (Marketing of Services)
Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan kepada pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan.
b. Zeithaml & Bitner (Service Marketing)
Jasa adalah performa, pengalaman, dan proses yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
c. Lovelock & Wirtz (Service Management)
Jasa merupakan kegiatan ekonomi yang menciptakan nilai dan manfaat bagi konsumen pada waktu dan tempat tertentu.
Dari beberapa pendapat para ahli disimpulkan jasa kecantikan dan spa adalah layanan profesional yang diberikan untuk meningkatkan penampilan, kesehatan kulit, rambut, dan relaksasi tubuh tanpa ,emindahkan kepemilikan barang. Hasilnya berupa pengalaman perawatan.
2.Ruang Lingkup Jasa Layanan Kecantikan dan Spa
A. Jasa Kecantikan (Beauty Services)
Jasa kecantikan merupakan bentuk layanan profesional yang bertujuan untuk menjaga, merawat, dan meningkatkan penampilan seseorang melalui berbagai teknik perawatan tubuh, wajah, rambut, dan kuku. Layanan ini mencakup beragam aktivitas seperti perawatan wajah, tata rias, perawatan rambut, perawatan tubuh, hingga manicure dan pedicure, yang semuanya dilakukan oleh tenaga terampil dengan standar kerja tertentu. Sebagai bagian dari industri jasa, beauty services tidak hanya memberikan hasil fisik yang terlihat, tetapi juga memberikan kenyamanan, rasa percaya diri, serta pengalaman relaksasi bagi pelanggan. Dalam praktiknya, jasa kecantikan terus berkembang mengikuti tren, teknologi, dan kebutuhan pasar, menjadikannya salah satu bidang yang dinamis dan memiliki peluang usaha yang luas. Mengacu pada Mengacu pada teori kecantikan dan SKKNI berikut ini jenis-jenis layanan kecantikan secara garis besar.
Jenis-Jenis Layanan Kecantikan:
1. Perawatan Rambut (Hair Treatment)
Merujuk pada Milady’s Standard – Cosmetology Book, Perawatan rambut adalah rangkaian layanan yang bertujuan menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut melalui proses pembersihan, pemijatan, pemberian nutrisi, hingga penataan. Menurut Milady, perawatan rambut mencakup beberapa aspek utama, yaitu shampooing, conditioning, scalp treatment, hair spa, hingga terapi kerusakan rambut. Di dalamnya termasuk penggunaan produk berbahan pelembap, protein, minyak esensial, dan vitamin untuk memperbaiki tekstur rambut. Milady juga menekankan bahwa perawatan rambut harus disesuaikan dengan jenis rambut (kering, berminyak, normal, rusak) serta kondisi kulit kepala agar hasilnya optimal.
Layanan hair treatment tidak hanya berfungsi memperbaiki kesehatan rambut, tetapi juga memberikan relaksasi melalui teknik pijat kulit kepala yang bertujuan meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang pertumbuhan rambut.
Sumber Istock
2. Perawatan Wajah (Facial Treatment)
Merujuk pada Milady Standard Esthetics dan SKKNI 2021 , Perawatan wajah merupakan layanan yang bertujuan menjaga kebersihan, kesehatan, dan kecantikan kulit melalui tahapan pembersihan, analisis kulit, pengelupasan, ekstraksi komedo, pemijatan, penggunaan masker, hingga aplikasi produk pelindung. Menurut Milady, facial treatment dilakukan berdasarkan analisis jenis kulit (kering, berminyak, kombinasi, sensitif, atau normal) agar produk dan teknik yang dipilih tepat sasaran. SKKNI 2021 memperkuat standar tersebut dengan menekankan pentingnya: higiene dan sanitasi alat,prosedur kerja sesuai SOP,pengetahuan bahan kosmetik,kemampuan mengidentifikasi masalah kulit (acne, flek, dehidrasi, aging).Perawatan wajah bertujuan meningkatkan kelembapan, kecerahan, mengurangi minyak berlebih, memperbaiki tekstur kulit, serta memberikan relaksasi emosional dan sensorik.
3. Perawatan Tubuh (Body Treatment)
Perawatan tubuh adalah rangkaian layanan yang diberikan untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan kecantikan tubuh secara menyeluruh. Layanan ini meliputi body scrub, body mask, body wrapping, body massage, dan spa. Tujuannya untuk: mengangkat sel kulit mati,memperbaiki sirkulasi darah,merilekskan otot,meningkatkan kelembapan kulit,membantu detoksifikasi tubuh. Dalam praktik spa modern, perawatan tubuh juga dapat disertai penggunaan aromaterapi, batu panas (hot stone), atau bahan alami seperti rempah, susu, coklat, dan herbal. Perawatan ini menekankan keseimbangan antara kesehatan fisik dan relaksasi mental.
4. Makeup / Tata Rias
Merujuk pada Laurie Essig – Beauty and Culture . Makeup atau tata rias merupakan seni mempercantik wajah dan tubuh menggunakan kosmetik untuk menonjolkan kelebihan, menutupi kekurangan, dan menciptakan tampilan sesuai kebutuhan acara. Menurut Laurie Essig dalam Beauty and Culture, riasan bukan hanya aktivitas estetika, tetapi juga mencerminkan budaya, identitas, dan ekspresi diri seseorang.Tata rias mencakup berbagai jenis: Rias sehari-hari (natural makeup),Rias pesta,Rias pengantin,Rias editorial/fashion,Rias karakter dan artistik. Dalam praktik profesional, makeup membutuhkan penguasaan anatomi wajah, teori warna, teknik pengaplikasian produk, pemilihan kosmetik sesuai jenis kulit, dan pemahaman tren kecantikan.
5. Perawatan Kuku (Manicure–Pedicure)
Perawatan kuku adalah layanan kebersihan dan kecantikan pada kuku tangan dan kaki. Manicure difokuskan pada kuku tangan, sedangkan pedicure pada kuku kaki. Tahapannya meliputi:pembersihan dan perendaman,pemotongan dan pembentukan kuku,perawatan kutikula,penghalusan kulit,pemijatan tangan dan kaki,aplikasi kuteks atau nail art.
Perawatan kuku bertujuan menjaga kesehatan kuku, mencegah infeksi, serta memberikan tampilan yang rapi dan menawan. Dalam praktik profesional, higiene dan sterilisasi alat sangat penting untuk mencegah penularan bakteri, jamur, dan penyakit kulit.
B. Jasa Spa (Spa Services)
Menurut International Spa Association (ISPA):
Spa adalah tempat untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan tubuh melalui layanan profesional yang mendorong relaksasi dan pemulihan tubuh.
Mengenal Jenis – jenis Spa
Spa merupakan bentuk layanan perawatan tubuh yang menggabungkan elemen relaksasi, terapi, dan kecantikan untuk meningkatkan kesehatan fisik maupun kesejahteraan mental. Seiring perkembangan industri kecantikan dan wellness, spa kini hadir dalam berbagai jenis dengan tujuan, metode, dan pengalaman yang berbeda-beda. Setiap jenis spa menawarkan karakteristik layanan tersendiri, mulai dari perawatan singkat untuk mengurangi stres, hingga program kesehatan menyeluruh yang dipadukan dengan penginapan dan pengawasan medis. Dengan memahami jenis-jenis spa, diharapkan dapat menentukan layanan yang tepat sesuai kebutuhan pelanggan serta standar industri wellness modern. Pengelompokan ini juga membantu dalam mengenali perbedaan konsep, fasilitas, serta kualitas pelayanan yang menjadi ciri khas masing-masing spa.
1. Day Spa
Day Spa adalah jenis spa yang memberikan layanan perawatan singkat tanpa fasilitas menginap. Menurut International Spa Association (ISPA), day spa berfokus pada layanan relaksasi cepat seperti pijat, body scrub, perawatan wajah, dan perawatan tangan–kaki. Layanan ini dirancang untuk pelanggan yang membutuhkan penyegaran tubuh dalam waktu terbatas. Day spa biasanya menggunakan teknik sederhana namun efektif, ramah waktu, dan mudah diakses, sehingga menjadi pilihan populer bagi masyarakat urban yang ingin melepas kelelahan tanpa harus menginap.
2. Destination Spa
Destination Spa adalah spa yang menyediakan program perawatan lengkap disertai akomodasi menginap. Menurut Mary Lynn Moran (Spa Management) dan ISPA, destination spa menggabungkan unsur perawatan tubuh, nutrisi, latihan fisik, meditasi, serta program kebugaran jangka panjang. Lokasinya sering berada di tempat yang tenang seperti pegunungan, tepi pantai, atau resort alam. Spa jenis ini memberikan pengalaman transformasi kesehatan menyeluruh karena pelayanan yang diterima selama beberapa hari hingga minggu sesuai tujuan pelanggan (detoks, rejuvenasi, relaksasi total).
3. Medical Spa (Medi-Spa)
Medical Spa adalah jenis spa yang berada di bawah pengawasan dokter atau tenaga medis bersertifikat. Menurut definisi American Med Spa Association, medical spa menggabungkan perawatan tradisional spa dengan prosedur estetika medis seperti chemical peeling intensif, laser treatment, botox, filler, mikrodermabrasi medis, hingga perawatan kulit klinis. Tujuan medi-spa adalah memperbaiki kondisi kulit secara lebih spesifik dengan pendekatan ilmiah dan teknologi medis. Keamanan, higienitas, dan prosedur klinis menjadi standar utama dalam layanan ini.
4. Beauty Spa
Beauty Spa adalah spa yang berfokus pada layanan kecantikan untuk memperbaiki penampilan wajah, rambut, dan tubuh. Menurut para ahli kecantikan seperti Milady dan ISPA, beauty spa menawarkan layanan seperti facial, hair spa, body scrub, lulur, waxing, nail treatment, serta perawatan kecantikan lainnya. Beauty spa mengutamakan estetika dan penampilan luar dengan teknik yang lebih lembut dan relaksatif dibanding medical spa. Layanan ini umum ditemukan di salon kecantikan, klinik kecantikan non-medis, dan pusat perawatan spa umum.
5. Holistic Spa
Holistic Spa adalah spa yang menekankan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Menurut konsep Holistic Wellness dalam Health & Wellness Tourism (Smith & Puczkó), holistic spa menggunakan pendekatan alami melalui aromaterapi, pijat energi, meditasi, yoga, penggunaan herbal, terapi batu panas, serta ritual-ritual tradisional penyembuhan. Fokusnya bukan hanya kecantikan atau relaksasi fisik, tetapi juga harmonisasi emosional dan mental. Holistic spa banyak dipengaruhi oleh filosofi Timur seperti Ayurveda, TCM (Traditional Chinese Medicine), dan teknik penyembuhan tradisional lainnya.
Rujukan: ISPA, Mary Beth Braun (Holistic Massage)
3 Karakteristik Jasa Kecantikan dan Spa
Jasa kecantikan dan spa merupakan bagian dari industri pelayanan yang sangat mengutamakan kenyamanan, kualitas pengalaman, dan hasil perawatan. Berbeda dari produk fisik, layanan kecantikan memiliki karakteristik khusus seperti tidak berwujud, sangat bergantung pada keterampilan tenaga terapis, serta kualitasnya dipengaruhi oleh interaksi langsung antara penyedia layanan dan pelanggan. Dalam spa, karakteristik tersebut semakin terlihat melalui penggunaan teknik terapi, suasana lingkungan, serta standar kebersihan dan profesionalisme yang tinggi. Memahami karakteristik jasa kecantikan dan spa menjadi penting bagi terapis, maupun pengelola usaha karena hal ini membantu dalam memberikan pelayanan yang konsisten, membangun kepercayaan pelanggan, dan menciptakan pengalaman perawatan yang holistik. Dengan mengenali keunikan layanan ini, pelaku industri dapat meningkatkan mutu pelayanan dan mampu bersaing dalam pasar kecantikan yang terus berkembang. Berikut ini karakteristik jasa kecantikan spa berdasarkan Berdasarkan Kotler, Lovelock, dan Zeithaml, layanan kecantikan memiliki ciri:
1. Tidak Berwujud (Intangibility)
Dalam jasa kecantikan dan spa, layanan yang diberikan tidak dapat dilihat atau disentuh sebelum pelanggan mengalaminya. Pelanggan hanya dapat merasakan kualitas layanan setelah proses perawatan selesai, seperti kulit yang lebih halus, tubuh yang lebih rileks, atau rambut yang tampak lebih sehat. Karena sifatnya yang tidak berwujud, pelanggan membutuhkan bukti fisik (tangible cues) untuk menilai profesionalitas dan kualitas layanan. Pelanggan hanya bisa merasakan hasil setelah proses selesai. Untuk mengimbangi sifat jasa yang tidak berwujud, penyedia layanan kecantikan dan spa menampilkan bukti fisik sebagai indikator kualitas layanan, antara lain:Ruangan bersih dan nyaman → memberikan kesan profesional, aman, dan higienis.Seragam terapis yang rapi untuk menunjukkan identitas, kompetensi, dan standar pelayanan. Foto before–after memperlihatkan hasil nyata dari layanan, menjadi alat promosi sekaligus bukti keberhasilan perawatan.
2. Tidak Dapat Dipisahkan (Inseparability)
Dalam jasa kecantikan dan spa, proses pelayanan dan hasilnya terjadi secara bersamaan. Artinya, pelanggan harus hadir saat layanan diberikan, dan kualitas hasil sangat bergantung pada bagaimana proses tersebut dilakukan secara langsung oleh terapis. Tidak seperti produk yang dapat diproduksi dahulu lalu dijual, layanan spa hanya dapat dinikmati ketika terapis dan pelanggan bertemu pada waktu yang sama.
Peran Kualitas Terapis sangat penting Karena layanan tidak dapat dipisahkan dari orang yang memberikan pelayanan, kualitas terapis menjadi faktor penentu utama. Hal ini mencakup: Keterampilan teknis (misalnya teknik pijat, facial, hair treatment),Komunikasi dan sikap profesional, Ketepatan prosedur dan standar kebersihan, Kemampuan menciptakan kenyamanan dan rasa percaya. Kehadiran terapis yang kompeten memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik, sehingga hasil perawatan lebih optimal dan kepuasan pelanggan meningkat.
3. Variasi (Heterogeneity)
· Kondisi kulit atau rambut setiap pelanggan berbeda
Setiap orang memiliki tipe kulit, tingkat sensitivitas, tekstur rambut, serta kebutuhan yang tidak sama. Karena itu, respon terhadap perawatan juga akan berbeda.
· Teknik dan keterampilan terapis
Setiap terapis memiliki tingkat pengalaman, ketepatan gerakan, dan gaya pelayanan yang tidak selalu identik. Perbedaan teknik dapat menghasilkan pengalaman dan hasil yang bervariasi.
· Produk yang digunakan
Kualitas, jenis, serta kecocokan produk dengan kondisi pelanggan sangat memengaruhi hasil akhir. Produk premium atau yang lebih sesuai kebutuhan biasanya menghasilkan perawatan yang lebih efektif
4. Tidak Tahan Lama (Perishability)
Jasa kecantikan dan spa bersifat tidak dapat disimpan atau ditimbun. Jika waktu pelayanan terlewat, maka kesempatan memberikan layanan pada jam tersebut juga hilang. Misalnya, jadwal jam 10.00 yang kosong tidak bisa “disimpan” untuk digunakan di lain waktu. Karena layanan tidak berbentuk fisik, maka kapasitas pelayanan harus dimanfaatkan secara optimal.
Layanan Kecantikan dan spa tidak bertahan lama hal ini memberi dampak dalam Operasional Spa, maka diperlukan beberapa hal antara lain :
· Memerlukan sistem booking atau reservasi
Untuk menghindari waktu kosong dan memastikan alur kerja terapis berjalan efektif, spa biasanya menggunakan sistem janji temu.
· Manajemen waktu sangat penting
Pengaturan jadwal terapis, durasi treatment, dan alur kerja harus terkoordinasi dengan baik agar tidak terjadi penumpukan atau kekosongan layanan.
· Pengelolaan permintaan (demand management)
Promosi atau paket khusus sering dibuat untuk mengisi jam sepi, sehingga kapasitas pelayanan tetap optimal.
5. Alat - Alat Salon yang Perlu Disiapkan
Dalam menjalankan sebuah usaha salon kecantikan, ketersediaan alat yang lengkap dan sesuai standar sangat penting untuk mendukung kelancaran layanan. Alat–alat salon tidak hanya berfungsi sebagai penunjang proses kerja, tetapi juga menjadi penentu kualitas pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Oleh karena itu, sebelum membuka atau memulai aktivitas pelayanan, seorang terapis atau beautician perlu menyiapkan berbagai peralatan dengan kondisi baik, bersih, dan siap pakai.
Alat & Bahan Kecantikan Rambut
Gunting rambut rata dan gunting penipis (satu mata dan dua mata)
Memilih gunting rambut bagi pemula tidaklah harus yang mahal, tapi cukup menggunakan gunting seharga kurang dari 100 ribuan, dengan ukuran 5,5inch dengan berat yang ringan, karena yang penting bisa nyaman dulu di genggaman tangan kita. Lalu setelah terbiasa dan tangan kita sudah lincah melakukan pengguntingan rambut barulah kita bisa membeli gunting sesuai dengan budget dan juga selera.
Gunting rata dan gunting penipis ada yang dijual secara satuan terpisah dan ada pula yang dijual berpasangan sehingga kita tidak perlu lagi bingung menjadi pasangannya yang sama atau sesuai. Kisaran harga Rp. 90.000,- s/d puluhan juta
Semprotan air / spray
Spray ini berguna untuk membasahi rambut ketika mau di lakukan pengguntingan. Karena rambut yang basah bisa lebih memudahkan dalam proses cutting dan styling. Kisaran harga Rp. 25.000,- s/d puluhan ribu
Sisir berbagai jenis (sisir gunting rata ekor, sisir ekor besi, sisir gunting rata jarang dan rapat, sisir sasak, sisir tulang rata, sisir garpu, sisir highlight dll)
Alat kedua terpenting dalam melakukan pengguntingan rambut adalah sisir. Untuk sisir gunting bagi hairstylist pemula gunakan yang berbahan plastik dan ringan, bisa dengan pilihan sisir ekor atau sisir jarang rapat. Kisaran harga Rp. 10.000,- s/d puluhan ribu
Sedangkan sisir tulang bisa kita gunakan untuk melakukan proses pencatokan atau mengeringkan rambut dengan menggunakan hairdryer atau catokan, hindari menggunakan sisir berbahan plastis tipis untuk melakukan pencatokan atau pengeringan rambut, karena bisa membuat sisir menjadi meleleh.
Sisir garpu bisa kita gunakan untuk merapikan rambut klien pada saat pertama kali datang dan rambut dalam keadaan kusut atau berantakan, dan sisir sasak berguna untuk melakukan sasak dalam proses hair do / sanggul atau proses highlight. Kisaran harga Rp. 20.000,- s/d puluhan ribu
Sisir blow beragam ukuran
Sisir blow biasa tersedia dalam ukuran S, M dan L, bisa kalian sediakan ketiganya untuk memenuhi kebutuhan klien akan bentuk dan ukuran blow rambut yang diinginkannya. Kisaran harga Rp. 40.000,- s/d puluhan ribu
Jepitan rambut buaya dan jepitan rambut bebek (min 1 lusin)
Jepitan buaya lebih mudah digunakan untuk proses parting dalam pengguntingan rambut, sedangkan jepitan bebek bisa digunakan untuk melakukan treatments yang menggunakan cream - cream salon, karena jepitan bebek lebih mudah digunakan saat tangan kita licin terkena bahan salon. Kisaran harga Rp. 5.000,- s/d puluhan ribu
Catokan rambut lurus
Untuk catokan belilah yang berkualitas dengan suhu yang stabil dan bisa di set hingga 230 derajat, jangan menggunakan catokan rumahan biasa karena tidak akan maksimal jika digunakan untuk melakukan layanan seperti Smoothing dan Keratin Treatments. Catokan rambut lurus ada beberapa macam ukuran, sesuaikanlah dengan budget dan kebutuhan salon Anda dan yang umum ada dipasaran adalah ukuran M dan L.
Catokan rambut rumahan tidak bisa digunakan untuk melakukan smoothing di salon, karena keterbatasan suhu panas yang tidak bisa di setting atau biasanya hanya bisa di set sampai suhu 180 derajat saja, sehingga akan bisa mengakibatkan kegagalan saat digunakan melakukan proses Smoothing yang membutuhkan suhu yang lebih panas lagi. Kisaran harga Rp. 300.000,- s/d puluhan juta
Catokan curly
Jika memungkinkan, Anda bisa juga membeli catokan curly untuk melakukan variasi rambut atau HairDo. Catokan curly ada beberapa macam bentuk dan ukuran, sesuaikanlah dengan budget dan kebutuhan Anda. Kisaran harga Rp. 300.000,- s/d puluhan juta
Hairdyer
Hairdyer adalah peralatan salon yang memakan daya listrik cukup besar, oleh karena itu dalam membeli hairdyer perhatikan daya listrik di rumah atau salon kamu, karena hal ini sangat menentukan untuk hairdyer bisa digunakan atau tidak. Jika memungkinkan gunakan hairdyer yang memiliki daya diatas 1000 watt, sehingga proses blow atau pengeringan tidak memakan waktu yang lama, karena dengan daya watt yang besar pasti akan menyempurnakan hasil pengeringan rambut. Jangan gunakan hairdyer rumahan untuk melakukan layanan salon, terlebih dalam proses melakukan smoothing, hairdyer yang kurang panas bisa menyebabkan hasil smoothing jadi kurang maksimal dan bahkan bisa gagal.
Tetapi jika daya listrik di rumah atau salon Anda tidak memungkinkan (daya 900 – 2200 watt), belilah hairdyer dengan daya dibawah 1000 watt, yaitu bisa yang 400 watt atau 650 watt atau 800 watt. Kisaran harga Rp. 300.000,- s/d puluhan juta
Clipper
Clipper yaitu alat untuk pengguntingan rambut pria pada umumnya, namun clipper dapat juga digunakan untuk melakukan pengguntingan rambut wanita model tertentu. Jika membeli clipper jangan lupa untuk membeli sepatunya, atau pengukur milimeternya juga bila clipper yang Anda beli tidak dalam satu paket lengkap. Kisaran harga Rp. 150.000,- s/d puluhan juta
Cape gunting rambut dan cape cat rambut
Cape atau penutup badan untuk gunting biasanya berbahan lebih lembut daripada cape untuk cat yang terbuat dari plastik. Usahakan belilah cape gunting yang berwarna terang, agar saat pengguntingan rambut model guntingan rambut klien lebih terlihat dan tidak samar dibanding jika menggunakan cape berwarna hitam. Sedangkan untuk cape cat justru usahakan yang berwarna gelap atau hitam dan berbahan plastik. Kisaran harga Rp. 15.000,- s/d puluhan ribu
Sisir sikat badan
Ketika selesai melakukan pengguntingan rambut pastinya akan banyak rambut – rambut potongan kecil yang menempel di badan kita atau di badan klien, karena itulah kita membutuhkan alat ini untuk membersihkan rambut hasil guntingan tersebut agar tidak gatal di badan kita. Kisaran harga Rp. 40.000,- s/d puluhan ribu
Mangkuk cat dan sisir cat rambut
Mangkuk cat rambut biasa digunakan untuk mencampurkan cat rambut dengan peroxide sebelum dilakukan pengaplikasian ke rambut klien atau bisa juga digunakan untuk mencampurkan bleaching dengan peroxide dan penggunaan lainnya untuk kebutuhan layanan jasa salon, saran saya belilah mangkuk yang berwarna terang bukan warna hitam, agar lebih terlihat bahan2 campuran yang akan di gunakan. Kisaran harga Rp. 15.000,- s/d puluhan ribu
Trolly beroda
Trolley beroda / rak dorong, untuk menyimpan alat – alat salon yang sering digunakan sehingga akan memudahkan hairstylist atau kapster dalam mencari dan menggapai perlengkapan salon saat melayani pelangganKisaran harga Rp. 500.000,- s/d puluhan juta
Kursi keramas / washback
Hal paling penting dan terlihat didalam salon adalah kursi keramas. Untuk penempatkan kursi keramas ini harap diperhatikan dalam melakukan instalasi kran air masuk serta air pembuangannya agar tetap rapi dan tidak mengganggu lalu lalang kegiatan didalam salon. Jika ada budget lebih belilah kursi keramas dengan bahan keramik (bukan fiberglass), agar mudah dibersihkan dan terlihat lebih cantik.
Ada banyak macam model dan jenis kursi keramas ini, Anda bisa pilih sesuai dengan design ruangan, warna dan juga dana yang anda miliki. Kisaran harga Rp. 800.000,- s/d puluhan juta
Water heater
Water heater berfungsi untuk menghasilkan air hangat agar mencuci rambut bisa lebih menyamankan konsumen, terlebih setelah dilakukan proses creambath / hairmask / hairspa. Water heater ada yang menggunakan tenaga gas elpiji dan ada yang menggunakan tenaga listrik, namun perlu diperhatikan untuk water yang menggunakan listrik akan memakan daya listrik yang sangat besar, yaitu antara 800 watt sampai dengan 3000 watt.
Jika daya listrik di salon anda kecil, disarankan untuk menggunakan water heater gas. Kisaran harga Rp. 500.000,- s/d belasan juta
Cermin
Cermin, jumlah dan ukurannya dapat disesuaikan dengan luas ruangan dan juga jumlah pelanggan yang Anda targetkan serta disesuaikan dengan luas tempat / salon. Cermin bisa menggunakan yang ukuran sebadan atau setengah badan tergantung keinginan dan design yang cocok dengan ruangan. Disekitaran cermin bisa ditambahkan dengan lampu - lampu agar lebih terlihat estetik dan juga membantu proses penerangan ketika sedang melayani klien. Kisaran harga Rp. 50.000,- s/d belasan juta
Handuk dan kemben salon
Sediakanlah minimal masing - masing ½ lusin handuk salon dalam 3 warna berbeda dan bisa disesuaikan dengan fungsinya. Handuk hitam digunakan pada saat melakukan cat rambut,Handuk putih digunakan pada saat melakukan bleaching,Handuk berwarna sesuai selera digunakan pada saat melakukan smoothing dan treatments seperti creambath, hairmask, hairspa, pedi meni, massage, dll. Handuk salon biasanya memiliki ukuran 30x60; 30x65; 30x70; 35x70. Sedangkan kemben untuk wanita biasa digunakan untuk hair treatment atau layanan massage dan spa Kisaran harga Rp. 50.000,- s/d ratusan ribu.
Steam rambut
Steam rambut, jenis dan ragam fungsinya dapat disesuaikan dengan budget yang Anda siapkan, untuk saat ini memang keberadaan steam rambut di salon sudah banyak tidak digunakan lagi dan banyak digantikan dengan handuk hangat saja sebagai penghangat rambut sehabis treatments Kisaran harga Rp. 800.000,- s/d belasan juta
Kursi salon
Kursi salon banyak jenisnya, mulai dari harga ratusan ribu sampai yang puluhan juta, sesuai kan dengan budget dan ruang salon Anda, namun usahakan membeli kursi salon yang ada settingan naik turun atau hidrolik nya agar bisa disesuaikan dengan tinggi badan klien, kursi juga harus memiliki senderan yang tidak terlalu tinggi untuk mencegah kesulitan dalam proses pengerjaan rambut klien yang panjang. Kisaran harga Rp. 250.000,- s/d puluhan juta
Tempat handuk kotor
Tempat handuk kotor atau handuk bekas pakai, handuk kotor agar ditempatkan dibelakang dan terpisah dari ruangan salon agar tidak terlihat jorok dan kotor. Kisaran harga Rp. 50.000,- s/d ratusan ribu
Alat & Bahan Kecantikan Kulit
Portable Massage Bed Spa & Facial
Tempat tidur salon/spa portabel. Dipakai untuk facial, massage, dan body treatment. Harga sekitar Rp 4.742.000. Cocok untuk salon kecil atau klinik kecantikan.
Facial Steamer Spa Wajah
alat uap wajah (steam) untuk membuka pori, melembutkan kulit, membantu pembersihan dan persiapan perawatan wajah. Harga relatif terjangkau, misalnya sekitar Rp 269.900 (versi sederhana).
Professional Comedone Extractor Kit
set alat stainless untuk ekstraksi komedo/whitehead secara higienis dan profesional. Estimasi harga sekitar Rp 172.000. Penting untuk facial dan perawatan kulit.
Sensa Nano Ionic Facial Steamer
steamer wajah versi lebih canggih dengan uap micro / nano untuk penetrasi kulit lebih lembut dan efektif. Harga sekitar Rp 1.096.600. Cocok untuk facial premium atau salon/spa yang ingin hasil maksimal.
Professional Spa Home Facial Steamer Sauna
alat spa wajah portable untuk facial & sauna uap kulit wajah, untuk salon kecil atau perawatan rumahan. Harga di kisaran Rp 584.000.
Vacuum Pori & Blackhead Remover
alat dengan fungsi vakum ringan untuk membantu pembersihan pori dan komedo. Kadang digunakan sebagai tambahan setelah steam atau scrub. Harga sekitar Rp 232.000.
Blackhead & Blemish Extractor Tool Kit
kit berbagai alat ekstraksi untuk mengatasi komedo, whitehead, dan blemish. Harga di kisaran Rp 216.000. Penting untuk facial detoks kulit.
Manual Facial Spa Bed Adjustable Beauty & Massage Bed
bed spa / massage bed adjustable, untuk spa, pijat, perawatan tubuh atau facial. Harga sekitar Rp 9.281.000. Cocok untuk spa kelas menengah–atas.
Bowl, Spatula, Kuas Masker
Untuk mencampur masker wajah, lulur, atau scrub sebelum diaplikasikan pada kulit; penting agar campuran merata dan higienis
Peralatan Facial Manual (spons, kapas, kuas masker , handuk)
Digunakan untuk pembersihan, pemakaian masker, pengaplikasian produk bagian dasar layanan facial atau perawatan kulit.
Peralatan Sterilisasi / Sanitasi (jika ada)
Penting untuk menjaga kebersihan dan keamanan mencegah infeksi kulit dan menjaga profesionalitas
Produk Perawatan (cream, serum, masker, Scrub)
Bahan aktif untuk merawat kulit hidrasi, perbaikan tekstur, pencerahan, anti-aging, dsb
Prosedur Pelayanan Jasa Kecantikan
Prosedur pelayanan jasa kecantikan merupakan rangkaian langkah sistematis yang dirancang untuk memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman perawatan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Dalam industri kecantikan baik pada perawatan kulit maupun rambut setiap tahapan pelayanan harus dilakukan dengan standar profesional, mulai dari menyambut pelanggan, menganalisis kebutuhan, melakukan tindakan perawatan, hingga memberikan edukasi setelah layanan. Prosedur yang baik tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga mencerminkan profesionalisme, higienitas, dan efektivitas layanan yang diberikan. Dengan memahami prosedur yang benar, tenaga kecantikan dapat memberikan hasil optimal sekaligus membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Sebagai contoh kami informasikan Contoh prosedur jasa Pelayanan kecantikan kuit dan prosedur jasa pelayanan Kecantikan Rambut
Contoh Prosedur Jasa Pelayanan Perawatan Kulit Normal
1. Penerimaan Pelanggan (Reception Service)
a) Menyambut pelanggan dengan ramah dan sopan.
b) Menanyakan kebutuhan atau jenis layanan yang diinginkan.
c) Menjelaskan jenis layanan yang tersedia (facial, hair spa, creambath, dll).
d) Mengisi formulir konsultasi berisi: ( kondisi kulit/rambut, riwayat alergi, keluhan utama,preferensi produk.
e) Menentukan layanan yang tepat bersama pelanggan.
f) Mencatat pemesanan / booking pada sistem atau buku salon.
2. Konsultasi dan Analisis (Consultation & Analysis)
a) Pemeriksaan jenis kulit (kering, berminyak, sensitif).
b) Analisis masalah kulit (jerawat, kusam, flek).
c) Menentukan produk yang aman sesuai kondisi.
d) Memberikan edukasi ringkas mengenai proses perawatan.
3. Persiapan Alat, Bahan, dan Ruangan (Preparation Stage)
a) Menyiapkan ruangan yang bersih dan nyaman.
b) Mensterilkan alat (gunting, sisir, pinset, komedo extractor).
c) Menyiapkan produk sesuai layanan: Kulit: cleanser, toner, scrub, serum, masker.
d) Menyiapkan perlengkapan pendukung:
handuk, headband, apron, cape, mangkuk, spatula.
e) Menggunakan APD (masker, sarung tangan bila perlu).
4. Proses Pelayanan (Service Execution)
a) Cleansing – membersihkan wajah.
b) Exfoliation – scrub/micro peeling.
c) Steaming – membuka pori-pori.
d) Ekstraksi komedo (sesuai kebutuhan).
e) Massage – pijat wajah relaksasi.
f) Masker – sesuai jenis kulit.
g) Pengaplikasian serum, toner, dan sunblock.
5. Evaluasi Hasil & Edukasi Lanjutan (Post-Service)
a) Menanyakan kenyamanan dan hasil yang dirasakan pelanggan.
b) Menjelaskan hasil yang dicapai dari layanan. Memberi edukasi home care: produk yang harus digunakan, pantangan setelah perawatan, jadwal kedatangan berikutnya.
c) Memberikan brosur perawatan atau paket membership bila ada.
6. Pembayaran & Penutupan Layanan (Closing Service)
a) Mengarahkan pelanggan ke kasir.
b) Menjelaskan rincian harga layanan dan produk yang digunakan.
c) Meminta feedback (buku tamu atau review digital).
d) Mengucapkan terima kasih dan mengundang pelanggan datang kembali.
7. Sterilisasi & Membereskan Ruangan (After Service Cleaning)
a) Membersihkan tempat tidur/ kursi salon.
b) Mengganti handuk, apron, atau pelindung sekali pakai.
c) Mensterilkan alat dengan UV sterilizer atau desinfektan.
d) Mengembalikan alat dan bahan ke tempat penyimpanan.
e) Membuang sampah dan memastikan ruangan siap untuk pelanggan berikutnya.
Contoh Prosedur Jasa Pelayanan rambut
1. Penerimaan Pelanggan (Reception Service)
a) Menyambut pelanggan dengan ramah dan sopan.
b) Menanyakan kebutuhan atau jenis layanan yang diinginkan.
c) Menjelaskan jenis layanan yang tersedia (facial, hair spa, creambath, dll).
e) Mengisi formulir konsultasi berisi: ( kondisi kulit/rambut, riwayat alergi, keluhan utama,preferensi produk.
f) Menentukan layanan yang tepat bersama pelanggan.
g) Mencatat pemesanan / booking pada sistem atau buku salon.
2. Konsultasi dan Analisis (Consultation & Analysis)
a) Pemeriksaan jenis kulit (kering, berminyak, sensitif).
b) Analisis masalah rambut (berketombe, porus, rontok dii).
c) Menentukan produk yang aman sesuai kondisi.
d) Memberikan edukasi ringkas mengenai proses perawatan.
3. Persiapan Alat, Bahan, dan Ruangan (Preparation Stage)
a) Menyiapkan ruangan yang bersih dan nyaman.
b) Mensterilkan alat (gunting, sisir,).
c) Menyiapkan produk sesuai layanan Rambut : sampoo, condisioner , hair mask, hair spa
d) Menyiapkan perlengkapan pendukung: handuk, headband, apron, cape, mangkuk, spatula.
e) Menggunakan APD (masker, sarung tangan bila perlu).
4. Proses Pelayanan (Service Execution)
a) Penyampoan dengan Shampoo untuk pembersihan kulit kepala.
b) Mengaplikasikan cream/hair mask sesuai layanan.
c) Melakukan Massage kepala, leher, dan pundak.
d) Melakukan Proses penguapan (steam) bila diperlukan.
e) Melakukan pembilasan dan pengeringan.
f) Pemberian vitamin atau tonic rambut.
.
5. Evaluasi Hasil & Edukasi Lanjutan (Post-Service)
d) Menanyakan kenyamanan dan hasil yang dirasakan pelanggan.
e) Menjelaskan hasil yang dicapai dari layanan. Memberi edukasi home care: produk yang harus digunakan, pantangan setelah perawatan, jadwal kedatangan berikutnya.
f) Memberikan brosur perawatan , pewarnaan atau paket pemangkasan bila ada.
6. Pembayaran & Penutupan Layanan (Closing Service)
h) Mengarahkan pelanggan ke kasir.
i) Menjelaskan rincian harga layanan dan produk yang digunakan.
j) Meminta feedback (buku tamu atau review digital).
k) Mengucapkan terima kasih dan mengundang pelanggan datang kembali.
7. Sterilisasi & Membereskan Ruangan (After Service Cleaning)
f) Membersihkan kursi salon dan area kerja
g) Mengganti handuk, apron, atau pelindung sekali pakai.
h) Mensterilkan alat dengan UV sterilizer atau desinfektan.
i) Mengembalikan alat dan bahan ke tempat penyimpanan.
j) Membuang sampah dan memastikan ruangan siap untuk pelanggan berikutnya.
LAYANAN JASA INDUSTRI KECANTIKAN
A. Layanan Jasa Kecantikan Rambut
1. Potong Rambut (Hair Cutting)
2. Hair Spa
3. Creambath
4. Smoothing / Rebonding
5. Hair Coloring (Pewarnaan Rambut)
6. Hair Detox
Contoh Alat dan bahan yang digunakan: Gunting,Sisir sectioning,Hair steamer,Hair dryer,Cream Spa, handuk
Contoh penerapan
Seorang pelanggan berambut kering direkomendasikan layanan Hair Spa Real Nutri Hydration dan masker rambut.
B. Layanan jasa Perawatan Tubuh (Body Treatment)
Contoh layanan:
Body massage
Body scrub
Body mask
Body spa paket (scrub + massage + bath)
Alat & Bahan:
Bahan lulur
Massage oil
Bath tub / steamer
Handuk besar
Contoh penerapan:
Pelanggan dengan stres atau pegal → pilih paket Body Spa Relaxation.
C. Layanan Jasa Nail Treatment
Manicure
Pedicure
Nail art
Gel polish
Extension kuku
D. Makeup Services
Makeup daily
Makeup event
Makeup wisuda
Bridal makeup
Creative makeup
Contoh Penerapan dalam Pembelajaran
Siswa menonton video layanan kecantikan
Siswa membuat daftar menu layanan + deskripsi fungsi
Siswa berdiskusi menentukan layanan yang cocok untuk pelanggan (studi kasus)